MAROS, KORANSULSEL – Setelah tiga hari pencarian, Tim SAR Gabungan menemukan Muhammad Aril, pemuda asal Makassar, dalam keadaan meninggal dunia di Sungai Mangampa, Desa Bonto Samba, Kecamatan Tompo Bulu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Selasa (12/8).
“Kami menemukan korban pada kedalaman tiga meter, sekitar 20 kilometer dari lokasi awal kejadian, setelah dilakukan penyelaman,” ujar Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Kelas A Makassar, Andi Sultan.
Pencarian dilakukan dengan membagi tim menjadi tiga regu. Regu pertama melakukan penyelaman dengan visibilitas tiga meter dan kedalaman empat meter, regu kedua menyusuri sungai dengan perahu karet, sementara regu ketiga berjalan kaki menyisir tepi sungai sejauh empat kilometer.
Korban dilaporkan tenggelam pada Minggu (10/8) saat berwisata bersama empat rekannya di Air Terjun Sungai Mangampa. Saat bermain air, ia melompat, terpeleset, lalu terseret arus. Aril, warga Perumahan Minasa Upa, Kecamatan Rappocini, Makassar, diketahui bekerja di salah satu jaringan waralaba toko kelontong.
Setelah ditemukan, jenazah langsung dievakuasi ke daratan dan dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan. Sultan mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat beraktivitas di sekitar Sungai Mangampa, mengingat cuaca di wilayah Sulsel sering berubah drastis dan disertai hujan lebat.
Operasi pencarian melibatkan Basarnas Makassar, Polsek Tompo Bulu, BPBD Maros, Baznas Maros, PMI Maros, Hive, SAR Marteam, SAR UNM, SAR Unhas, serta warga setempat. “Kami turut berduka cita kepada keluarga korban dan berterima kasih atas kerja sama semua pihak dalam misi kemanusiaan ini,” tutup Sultan. (ant/KS)




