MAKASSAR – Universitas Hasanuddin (Unhas) dan Pemerintah Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, memperkuat kolaborasi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di wilayah perbatasan melalui sektor pendidikan dan kesehatan.
Kerja sama tersebut dibahas dalam pertemuan antara Bupati Nunukan Irwan Sabri dan Rektor Unhas Prof Jamaluddin Jompa (JJ) di Makassar, Senin (22/6).
Salah satu fokus utama pembahasan adalah penguatan Program Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) jalur afirmasi bagi putra-putri Kabupaten Nunukan yang telah dijalankan sejak tahun lalu.
Bupati Nunukan Irwan Sabri mengatakan program afirmasi merupakan investasi jangka panjang daerah untuk mencetak generasi muda yang memiliki kompetensi dan mampu menjawab kebutuhan pembangunan di wilayah perbatasan.
“Kami berharap Unhas dapat memberi dukungan. Program afirmasi ini adalah langkah penting agar putra-putri Nunukan memperoleh kesempatan pendidikan yang lebih luas dan nantinya kembali membangun daerah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pada tahun pertama pelaksanaan program tersebut, sebanyak 33 mahasiswa asal Nunukan telah diterima dan sedang menempuh pendidikan di Unhas. Tahun ini, program afirmasi akan terus diperkuat agar manfaatnya semakin besar bagi masyarakat.
Sementara itu, Rektor Unhas Prof Jamaluddin Jompa menegaskan keberhasilan program afirmasi tidak hanya diukur dari jumlah mahasiswa yang diterima, tetapi juga dari keberhasilan mereka menyelesaikan pendidikan dan kembali mengabdi di daerah asal.
“Daerah perbatasan merupakan garda terdepan Indonesia yang memerlukan sentuhan dari perguruan tinggi. Calon mahasiswa afirmasi yang nantinya berkuliah di Unhas juga harus dikawal bersama agar tidak menghadapi kendala studi,” katanya.
Menurut Prof JJ, penguatan SDM di wilayah perbatasan merupakan bagian penting dalam memperkuat daya saing daerah sekaligus menjaga keberlanjutan pembangunan nasional.
Usai pertemuan, agenda dilanjutkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemerintah Kabupaten Nunukan dan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Unhas.
Kerja sama tersebut berfokus pada pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, khususnya penguatan layanan kesehatan masyarakat dan pengembangan SDM di Kabupaten Nunukan.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan akses pendidikan tinggi sekaligus memperkuat kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah perbatasan Indonesia. (ant/MK)
Editor: Agus S




