MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung pengembangan ekosistem kebudayaan dan ekonomi kreatif melalui keterlibatan langsung dalam Makassar International Writers Festival (MIWF) 2026.
Festival sastra berskala internasional tersebut berlangsung selama empat hari, mulai 14 hingga 17 Mei 2026, dengan menghadirkan sedikitnya 144 program yang mencakup diskusi, pertunjukan, lokakarya, hingga kolaborasi lintas negara.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengatakan event seperti MIWF harus terus diperkuat karena menjadi ruang strategis dalam membangun kolaborasi kreatif dan memperkuat posisi Makassar sebagai kota budaya.
“Event seperti inilah yang harus terus kita besarkan. Pemerintah hadir bukan untuk mengambil alih, tetapi menjadi bagian agar event ini terus tumbuh tanpa sekat dan tanpa diskriminasi,” ujarnya di Makassar, Jumat (15/5).
Munafri menegaskan kehadiran pemerintah dalam MIWF menjadi penanda penting semakin eratnya hubungan antara pemerintah dan komunitas kreatif di Kota Makassar.
Menurut pria yang akrab disapa Appi itu, MIWF bukan hanya festival sastra biasa, tetapi juga ruang interaksi inklusif yang mampu memperkuat identitas Makassar sebagai kota kreatif di tingkat nasional maupun internasional.
Ia menambahkan, Pemerintah Kota Makassar membuka ruang seluas-luasnya bagi komunitas, seniman, pegiat sastra, hingga generasi muda untuk berkolaborasi dalam membangun ekosistem kebudayaan yang terbuka dan berkelanjutan.
“Pemerintah ingin hadir sebagai mitra. Izinkan kami menjadi ruang untuk berdiskusi, berkolaborasi, dan menjadi bagian dalam menumbuhkan sastra serta melahirkan seniman-seniman baru di Kota Makassar,” katanya.
Selain dipusatkan di kawasan Benteng Rotterdam, sejumlah rangkaian kegiatan MIWF 2026 juga digelar di Makassar Creative Hub sebagai bagian dari penguatan ruang kreatif yang difasilitasi Pemerintah Kota Makassar.
Melalui dukungan terhadap festival tersebut, Pemkot Makassar berharap sektor kebudayaan dan ekonomi kreatif di daerah itu terus berkembang sekaligus memperkuat citra Makassar sebagai kota yang inklusif, terbuka, dan memiliki daya saing global.
Munafri juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh manajemen dan relawan MIWF yang selama ini dinilai konsisten menjaga keberlangsungan festival melalui kekuatan komunitas dan partisipasi masyarakat.
“Festival ini bisa bertahan karena kekuatan komunitas. Ini yang harus terus dijaga dan didukung bersama,” ujarnya. (ant/MK)
Editor: Agus S




