Makassar – Kapolrestabes Makassar, Arya Perdana, memastikan insiden bentrokan antara mahasiswa dan pengemudi ojek online (ojol) di kawasan Universitas Muslim Indonesia pada Jumat (25/4) malam telah berhasil dikendalikan aparat kepolisian.
“Bisa saya jelaskan, bahwa kejadian di UMI kemarin ketika ada unjuk rasa lalu ada bentrok antara ojol dengan mahasiswa,” ujar Arya kepada wartawan di Mapolrestabes Makassar, Minggu.
Menurut Arya, bentrokan dipicu aksi mahasiswa yang memblokir Jalan Urip Sumoharjo saat memperingati Hari April Makassar Berdarah (Amarah). Penutupan jalan dalam waktu cukup lama menyebabkan kemacetan parah dan memicu emosi pengguna jalan, termasuk pengemudi ojol.
“Karena penutupan jalan terlalu lama sehingga mereka (ojol) masuk ke dalam kampus dan ada perseteruan di dalam,” katanya.
Situasi disebut semakin memanas ketika massa merusak pintu gerbang kampus untuk mengejar mahasiswa yang berada di dalam area kampus.
Polisi kemudian mengambil langkah pengamanan dengan menyisir area kampus dan mengumpulkan sekitar 108 mahasiswa guna mencegah bentrokan susulan.
“Di situ juga ada Wakil Rektor yang memberikan pengarahan, termasuk saya memberikan pengarahan,” ujar Arya.
Ratusan mahasiswa tersebut selanjutnya dibawa sementara ke Polrestabes Makassar untuk menghindari potensi bentrok lanjutan karena massa ojol masih berkumpul di depan kampus.
“Karena memang di depan masih ada ojol, kami khawatir ketika mereka keluar sendiri-sendiri nanti ada bentrokan lagi. Maka kami naikkan mereka ke dalam truk lalu bawa semua ke sini,” katanya.
Arya memastikan seluruh mahasiswa dipulangkan pada Sabtu dini hari sekitar pukul 05.30 WITA dalam kondisi sehat dan tidak mengalami tindakan kekerasan.
“Semua diantarkan sehat dan juga tidak ada tindakan fisik kepada yang bersangkutan,” tegasnya.
Terkait video viral yang menyebut adanya anggota TNI diamankan saat penyisiran di kampus, Arya membantah informasi tersebut.
“Setelah kami dalami, mereka hanyalah pelajar. Sudah kami lihat videonya dan dilakukan profiling. Tidak ada anggota TNI diamankan,” ujarnya. (ant/KS)
Editor: Agus S




