MAKASSAR – Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof. Dr. Jamaluddin Jompa, menegaskan bahwa kolaborasi Unhas dengan berbagai institusi di Australia telah memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan sumber daya manusia, peningkatan kapasitas akademik, serta penguatan jejaring riset internasional.
Hal tersebut disampaikan Jamaluddin Jompa dalam keterangan resminya di Makassar, Senin, bertepatan dengan rangkaian peringatan 10 tahun kehadiran Konsulat Jenderal Australia di Makassar.
“Kerja sama Unhas dengan berbagai institusi di Australia telah memberikan kontribusi signifikan, baik dalam pengembangan SDM, peningkatan kualitas akademik, maupun penguatan jejaring riset internasional,” ujarnya.
Ia menegaskan, Unhas memiliki komitmen kuat untuk terus menjadi rumah yang inklusif bagi mitra internasional, termasuk komunitas akademik dan alumni Australia. Menurutnya, kerja sama lintas negara merupakan bagian penting dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang adaptif dan berdaya saing global.
Sebagai Ketua Ikatan Alumni Australia (Ikama) Sulawesi Selatan, Jamaluddin Jompa juga menyoroti besarnya pengaruh pendidikan Australia dalam membentuk karakter, kompetensi, serta perjalanan karier para alumninya.
“Pengalaman menempuh pendidikan di Australia menjadi fondasi penting bagi pengembangan profesional alumni hingga hari ini,” katanya.
Ia menilai, satu dekade kehadiran Konsulat Jenderal Australia di Makassar menjadi refleksi peran aktif perwakilan Australia dalam mendukung kebutuhan administratif, sekaligus mempererat hubungan alumni Australia dengan berbagai pemangku kepentingan di Sulawesi Selatan.
Sementara itu, Konsul Jenderal Australia di Makassar, Todd Dias, menyampaikan bahwa Australia Alumni Gala Dinner tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga ruang kolaborasi yang mempertemukan alumni Australia dari berbagai latar belakang profesi.
“Kegiatan ini menjadi wadah untuk berbagi pengalaman, membangun jejaring, serta membuka peluang kerja sama, termasuk pengembangan bisnis yang diinisiasi para alumni,” ujar Todd.
Ia berharap, melalui forum-forum seperti ini, kemitraan Indonesia–Australia, khususnya di bidang pendidikan tinggi, dapat terus diperkuat dan dikembangkan secara berkelanjutan.
“Hubungan antara Australia dan masyarakat Makassar telah terjalin sejak lama dan dibangun atas dasar persahabatan yang kuat. Kedekatan historis ini menjadi fondasi penting dalam memperkuat hubungan bilateral, khususnya di kawasan Indonesia Timur,” tutup Todd. (ant/KS)




