MAKASSAR – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mendorong percepatan peningkatan infrastruktur jalan di Kabupaten Enrekang melalui bantuan keuangan senilai Rp15 miliar. Dana tersebut dimanfaatkan untuk memperbaiki dua ruas jalan strategis yang selama ini menjadi urat nadi mobilitas masyarakat, yakni ruas Kalosi–Cece sepanjang 2,5 kilometer dan ruas Malauwe–Surakan sepanjang 1,2 kilometer.
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan bahwa bantuan keuangan tersebut merupakan bentuk dukungan konkret Pemprov Sulsel kepada Pemerintah Kabupaten Enrekang dalam mempercepat pembangunan infrastruktur dasar yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Bantuan keuangan Rp15 miliar ini sebagian besar kita arahkan untuk perbaikan ruas-ruas jalan. Alhamdulillah, Pemerintah Kabupaten Enrekang telah merealisasikannya dan saat ini manfaatnya sudah bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Andi Sudirman dalam keterangannya di Makassar, Sabtu (24/1).
Dari total bantuan yang diterima, Pemerintah Kabupaten Enrekang mengalokasikan sekitar Rp9,9 miliar khusus untuk rehabilitasi sejumlah ruas jalan. Langkah ini dinilai strategis karena kondisi infrastruktur jalan berpengaruh langsung terhadap kelancaran aktivitas ekonomi, distribusi barang, serta mobilitas warga antarkawasan.
Andi Sudirman menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur di Sulawesi Selatan dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah agar dapat berjalan berkelanjutan dan merata di seluruh wilayah.
“Kita membangun wilayah secara bertahap sesuai kemampuan keuangan provinsi. Fokus utama kita adalah infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Enrekang yang dinilai sigap merealisasikan bantuan keuangan tersebut sehingga hasil pembangunan dapat segera dimanfaatkan.
“Kami mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Enrekang. Semoga infrastruktur jalan yang telah diperbaiki ini bisa memperlancar mobilitas barang dan jasa serta mendorong peningkatan perekonomian daerah,” pungkas Andi Sudirman.
Perbaikan dua ruas jalan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan konektivitas antarwilayah di Enrekang, tetapi juga memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya di sektor perdagangan, pertanian, dan jasa yang sangat bergantung pada kelancaran akses transportasi. (ant/KS)




