1.500 Judul Buku Terkumpul, Perpustakaan Makassar Perluas Akses Baca Lewat Program Donasi

MAKASSAR — Upaya memperluas akses literasi terus diperkuat Dinas Perpustakaan Kota Makassar. Sejak September 2025 hingga awal 2026, sedikitnya 1.500 judul buku berhasil dihimpun melalui Program Donasi Buku dari berbagai pihak, mulai dari perorangan, korporasi, hingga lembaga swasta.

Pustakawan Dinas Perpustakaan Kota Makassar, Tulus Wulan Juni, mengatakan donasi tersebut menjadi modal penting untuk memperkaya koleksi bacaan sekaligus memperluas jangkauan layanan literasi ke berbagai titik binaan.

“Total donasi yang kami terima sejak September 2025 sampai sekarang sekitar 1.500 judul. Donasi ini berasal dari berbagai sumber, seperti korporasi, penerbit, yayasan, dan pihak lainnya,” ujar Tulus di Makassar, Sabtu (24/1/2026).

Menurutnya, buku-buku donasi tersebut tidak hanya dimanfaatkan di Perpustakaan Dinas Perpustakaan Kota Makassar, tetapi juga disalurkan ke sejumlah perpustakaan binaan, termasuk perpustakaan sekolah dan perpustakaan komunitas.

“Sudah ada beberapa perpustakaan sekolah yang meminta bantuan, dan sebagian sudah kami salurkan. Termasuk juga ke perpustakaan khusus di posyandu dan Rumah Tahanan (Rutan),” jelasnya.

Sejumlah lembaga tercatat aktif berpartisipasi dalam program ini. Yayasan Kidstar, misalnya, menyumbang 31 judul dengan total 124 eksemplar, termasuk 30 eksemplar Al-Qur’an. Sementara Yayasan Al Bayan menyumbangkan 116 judul dengan 143 eksemplar buku.

Kontribusi signifikan juga datang dari Bank Mandiri Region X Sulawesi dan Maluku melalui Regional Human Capital. Donasi buku dari Bank Mandiri telah disalurkan dua kali ke Dinas Perpustakaan Kota Makassar. Terbaru, sebanyak 160 judul buku diserahkan langsung oleh Perwakilan Human Capital Bank Mandiri, Fariz, kepada pihak perpustakaan.

Tulus menjelaskan, donasi dari Bank Mandiri merupakan bagian dari program Mandiri Peduli yang dikumpulkan dari karyawan melalui kotak donasi. Program tersebut dinilai sejalan dengan inovasi literasi yang dijalankan Dinas Perpustakaan Makassar.

READ  UMI Raih Dua Penghargaan Nasional di Anugerah Diktisaintek 2025

“Program Bank Mandiri ini selaras dengan inovasi kami, yaitu Dobrak Literasi atau Dropbook Bergerak untuk Literasi. Buku-buku donasi dikelola bersama jejaring mitra, lalu disalurkan ke perpustakaan yang membutuhkan agar buku terus bergerak dan menjangkau lebih banyak pembaca,” ujarnya.

Melalui program Dobrak Literasi, Dinas Perpustakaan Makassar juga telah membangun jaringan Dropbook Point di 10 sekolah, yang mayoritas merupakan sekolah swasta. Kotak donasi di sekolah-sekolah tersebut akan dikumpulkan secara berkala dan disalurkan kembali ke Dinas Perpustakaan.

“Jika kotak donasi sudah penuh, akan kami serahkan kembali ke Dinas Perpustakaan. Bantuan donasi ini merupakan kali kedua kami bawa,” ujar Fariz. (ant/KS)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img

BERITA POPULER