Stadion Untia Makassar Siap Dibangun 2026

MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar memastikan kesiapan desain dan anggaran pembangunan Stadion Untia yang direncanakan mulai dikerjakan pada 2026. Proyek ini menjadi salah satu program unggulan berskala besar Pemkot Makassar pada tahun mendatang.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan bahwa sepak bola bukan sekadar olahraga bagi masyarakat Makassar, melainkan bagian dari identitas dan kebanggaan kota. Karena itu, pembangunan stadion sepak bola dimasukkan sebagai prioritas utama pada awal 2026.

“Tekad kami pada 2026, pembangunan Stadion Untia sudah pasti dibangun. Stadion sepak bola itu bukan hanya soal olahraga. Ujungnya adalah promosi dan pariwisata daerah,” ujar Munafri melalui keterangannya di Makassar, Kamis.

Menurut Munafri, kawasan Untia di Kecamatan Biringkanaya dinilai representatif untuk pembangunan stadion sebagai simbol kebangkitan infrastruktur olahraga sekaligus penggerak ekonomi di wilayah utara Kota Makassar.

“Bayangkan jika setiap pertandingan internasional diliput media internasional. Orang akan tahu di mana Makassar, apa yang ada di Makassar, dan bagaimana karakter masyarakatnya,” kata Munafri yang akrab disapa Appi.

Seiring dengan rencana pembangunan stadion, Pemerintah Kota Makassar juga menargetkan Makassar sebagai kota event. Pemkot berencana menggelar kegiatan berskala besar setiap bulan sepanjang 2026, mulai Januari hingga Desember, dengan target minimal 10.000 pengunjung pada setiap event.

Strategi tersebut diharapkan mampu meningkatkan tingkat hunian hotel, menggerakkan sektor UMKM, serta memperkuat ekosistem ekonomi lokal. Untuk mendukung program tersebut, Pemkot Makassar menyiapkan anggaran sekitar Rp5 miliar untuk setiap event bulanan.

“Ini memang bukan angka yang kecil. Tapi jika melihat dampaknya, insya Allah neraca ini akan seimbang. Uang yang kita keluarkan menjadi modal, dan tinggal dihitung secara akuntansi berapa manfaat ekonominya,” ujarnya.

READ  Sulsel Menari Target Raih Dua Rekor MURI

Meski demikian, Munafri mengingatkan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada kesiapan seluruh perangkat daerah dalam memberikan pelayanan yang cepat, ramah, dan responsif kepada para tamu yang datang ke Makassar.

Ia menegaskan bahwa visi dan misi pembangunan lima tahun ke depan tidak hanya menjadi dokumen perencanaan, tetapi harus menjadi kompas utama dalam setiap kebijakan dan langkah pembangunan daerah. (ant/KS)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img

BERITA POPULER