MAKASSAR — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Melalui inovasi Pacarita (Pemuda Cinta Bahari Anti Bom dan Bius Ikan), Pemprov Sulsel meraih penghargaan Outstanding Public Service Innovations (OPSI) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB).
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sulsel, M. Ilyas, menyampaikan apresiasi atas penghargaan tersebut dalam keterangannya di Makassar, Selasa. Ia menjelaskan, Pacarita dinobatkan sebagai inovasi terbaik pada kategori pelestarian lingkungan hidup dan adaptasi perubahan iklim untuk kelompok pemerintah provinsi.
Program Pacarita berfokus pada pemberdayaan pemuda pesisir dalam menjaga ekosistem laut, khususnya melalui pencegahan praktik penangkapan ikan menggunakan bom dan bius yang selama ini merusak terumbu karang dan sumber daya laut.
Menurut Ilyas, keberhasilan Pacarita membuktikan bahwa inovasi yang lahir dari daerah mampu bersaing dan mendapat pengakuan di tingkat nasional.
“Pacarita menjadi bukti bahwa inovasi dari daerah mampu menembus level nasional. Pelibatan pemuda sebagai motor penggerak merupakan langkah strategis dalam mewujudkan laut yang sehat dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menambahkan, capaian tersebut tidak terlepas dari dukungan dan pembinaan berbagai pihak di lingkungan Pemprov Sulsel yang secara konsisten mendorong penguatan inovasi pelayanan publik berbasis lingkungan.
Inovasi Pacarita sendiri digagas oleh Kepala Cabang Dinas Kelautan Pangkep DKP Sulsel, Aron AP. Ia menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan Pacarita ke berbagai pulau dan desa pesisir di Sulawesi Selatan, bahkan mendorong replikasi program tersebut di daerah lain.
“Kami ingin menjadikan pemuda sebagai garda terdepan dalam menjaga laut dari kerusakan. Keberhasilan Pacarita masuk sebagai Outstanding Public Service Innovations menjadi energi baru untuk memperluas gerakan ini dan direplikasi di berbagai wilayah Indonesia,” ungkap Aron.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana Pemprov Sulsel, Baso Mannyurungi, menjelaskan bahwa Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2025 mempertandingkan inovasi pelayanan publik dalam sembilan kategori.
Menurutnya, capaian Pacarita sebagai penerima OPSI menunjukkan kualitas sekaligus dampak nyata dari inovasi yang dikembangkan Pemprov Sulsel.
“Penghargaan ini sangat bermakna bagi peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam upaya pelestarian lingkungan. Proses penilaian KIPP Nasional 2025 sangat selektif, dan Pacarita berhasil meraih penghargaan terbaik untuk kelompok pemerintah provinsi,” ujar Baso.
Ia menegaskan, Biro Organisasi sebagai unit pembina pelayanan publik memandang penghargaan ini sebagai dorongan penting untuk terus meningkatkan kualitas inovasi pelayanan publik di Sulawesi Selatan.
“Penghargaan ini menjadi kebanggaan bagi Pemprov Sulsel. Proses penilaian KIPP Nasional 2025 sangat selektif, dan Pacarita berhasil membuktikan diri sebagai inovasi terbaik tingkat nasional,” tutupnya. (ant/KS)




