Bank Sulselbar Konsisten Sumbang Hingga 4 Persen PAD Sulsel, Sekda Jufri Tekankan Pentingnya Tata Kelola dan Inovasi Digital

Makassar – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, menegaskan bahwa Bank Sulselbar tetap menjadi salah satu pilar penting pendapatan daerah. Secara konsisten, bank daerah tersebut menyumbang tiga hingga empat persen dari total Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sulawesi Selatan setiap tahun.

Dalam keterangannya di Makassar, Kamis (11/12), Jufri menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sulsel terus mengawal keseimbangan antara orientasi bisnis Bank Sulselbar dan fungsi strategisnya dalam mendukung pembangunan ekonomi wilayah.

Ia menekankan bahwa penguatan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance), profesionalisme manajemen, serta inovasi layanan — terutama melalui digitalisasi — menjadi fokus utama pemerintah daerah dalam menjaga keberlanjutan bank.

“Hal ini penting untuk memastikan sustainability bank dan meminimalisir potensi risiko, termasuk risiko kredit bermasalah,” ujar Jufri.

Ia juga menyoroti pentingnya sinergi antara Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota sebagai pemegang saham, Dewan Komisaris, Direksi, serta pengawasan OJK. Menurutnya, kolaborasi tersebut selama ini berjalan dalam koridor yang sehat, transparan, dan akuntabel.

Jufri menegaskan bahwa mekanisme check and balance adalah fondasi utama yang memastikan operasional Bank Sulselbar tetap sejalan dengan kepentingan pembangunan daerah.

“Untuk itu, kami berharap dukungan dan kebijakan afirmatif dari Pemerintah Pusat dan DPR RI — baik melalui program percepatan transformasi BPD, kemudahan regulasi, maupun insentif — agar bank-bank daerah memiliki ruang gerak dan daya saing yang lebih kuat,” harapnya.

Dengan dukungan tersebut, Jufri optimistis BUMD, terutama sektor perbankan daerah, dapat menjadi pilar kokoh dalam mendorong pemerataan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Selatan.

Terkait Kunjungan Kerja (Kunker) Reses Komisi II DPR RI Masa Sidang II Tahun 2025–2026 ke Bank Sulselbar, Jufri menyampaikan apresiasi tinggi. Ia menyebut kunjungan tersebut sebagai bagian penting dari pengawasan legislatif terhadap BUMD yang berkontribusi signifikan terhadap PAD.

READ  Kakanwil Kemenkumham Sulsel Minta Panitia SKD CPNS Lakukan Simulasi

Menurutnya, forum dialog dan evaluasi yang terbangun dalam kunjungan itu memiliki nilai strategis untuk memastikan arah penguatan Bank Sulselbar ke depan tetap tepat sasaran dan selaras dengan kebutuhan pembangunan daerah.

“Kami menyambut baik kesempatan dialog ini sebagai sarana evaluasi dan perbaikan bersama, khususnya dalam mengoptimalkan peran Bank Sulselbar,” ujar Jufri yang juga menjabat sebagai Komisaris Utama Bank Sulselbar.

Dengan penguatan tata kelola, sinergi lintas lembaga, dan inovasi layanan digital, Bank Sulselbar diharapkan terus menjadi motor penggerak ekonomi Sulawesi Selatan di masa mendatang. (ant/KS)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img

BERITA POPULER