MAKASSAR – Kedutaan Besar Inggris menjajaki berbagai peluang kemitraan dengan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari pengembangan infrastruktur stadion, integrasi transportasi, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui program Makassar Creative Hub (MCH).
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menerima kunjungan Head of Second Cities and Network British Embassy Jakarta, Farah Chaudry, yang hadir bersama dua pemain internasional dari Tranmere Rovers Football Club, Jumat. Pertemuan ini menjadi ruang diskusi lintas sektor, khususnya olahraga, tata kota, dan pengembangan SDM.
Farah menyampaikan ketertarikan Inggris untuk mendukung pembangunan stadion baru Makassar, termasuk aspek integrasi transportasi dan pedestarian inklusif di sekitar kawasan tersebut.
“Terkait rencana membangun stadion di Makassar, mungkin ada beberapa keahlian dari Inggris yang bisa membantu integrasi transportasi di titik stadion dan pedestarian inklusif,” kata Farah.
Ia juga menyoroti peluang kerja sama olahraga, termasuk penjajakan sister club antara klub Inggris Tranmere Rovers FC dan tim lokal Makassar. Kunjungan tersebut disebut sebagai langkah awal untuk kolaborasi coaching clinic bagi atlet muda hingga potensi jalinan kerja sama klub.
Munafri Arifuddin menyambut baik tawaran kerja sama tersebut. Ia menilai kemitraan dengan Inggris sangat relevan dalam mendorong pembangunan Makassar berbasis inovasi, tata kelola modern, dan sport industry.
“Kita memang butuh masukan untuk membangun inklusivitas, smart system, transportasi publik, dan menciptakan daya tarik kota. Kita harus belajar dari negara-negara yang bisa menjadi sister city,” jelasnya.
Munafri, mantan CEO PSM Makassar, juga memaparkan agenda besar Pemkot Makassar sejak awal 2025, termasuk rencana pembangunan stadion di kawasan Untia. Stadion ini dirancang menjadi pemicu lahirnya kawasan baru berbasis ekonomi kreatif dan olahraga.
Selain sektor olahraga, Munafri membuka ruang kolaborasi di bidang pengembangan SDM. Program MCH disebut sejalan dengan penawaran Inggris yang menekankan human capital development sebagai fondasi pertumbuhan kota modern.
Munafri menegaskan bahwa Makassar siap menindaklanjuti pembahasan teknis. Untuk mempercepat realisasi kerja sama, ia mengusulkan penyusunan nota kesepahaman (MoU) sebagai langkah implementasi konkret.
“Kami sangat terbuka. Makassar siap berkolaborasi. Tinggal dibuatkan konsep kerja sama nyata,” tegas Munafri. (ant/KS)




