Bupati Luwu Minta Kurangi Rapat, Fokus ke Aksi Lapangan Percepatan Penurunan Stunting

LUWU – Bupati Luwu sekaligus Ketua Pengarah Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Luwu, Patahudding, meminta seluruh jajarannya untuk mengurangi agenda rapat yang tidak mendesak dan lebih fokus pada aksi nyata di lapangan dalam percepatan penurunan stunting.

Dalam keterangannya di Makassar, Senin, Patahudding menegaskan bahwa stunting bukan hanya persoalan kesehatan, melainkan isu strategis yang berdampak langsung terhadap kualitas sumber daya manusia dan produktivitas daerah.

“Target kita adalah penurunan stunting, tidak perlu sering-sering rapat. Kalau regulasinya memungkinkan, anggarannya kasih ke bidan-bidan atau ahli gizi supaya cepat penurunan stunting,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya sinergi lintas sektor, termasuk keterlibatan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), untuk menciptakan rumah layak huni dan lingkungan yang sehat demi mendukung tumbuh kembang anak.

“Karena ini tentu juga berpengaruh pada tumbuh kembang anak,” ujarnya saat membuka Rapat Koordinasi TPPS Kabupaten Luwu.

Lebih lanjut, Bupati Luwu mendorong agar rapat koordinasi tidak hanya menjadi forum formalitas, tetapi dimanfaatkan sebagai ruang evaluasi terhadap pelaksanaan program penurunan stunting yang telah berjalan.

“Identifikasi anak-anak yang stunting, lalu secepatnya kita beri perhatian. Kita bersama-sama, bahu membahu, bagaimana agar anak-anak cepat keluar dari kondisi stunting,” imbaunya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Luwu, Masling Malik, berharap kegiatan ini dapat memperkuat sinergi pelaksanaan program percepatan penurunan stunting di semua tingkatan — mulai dari kabupaten, kecamatan, hingga desa — dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

Rakor TPPS Kabupaten Luwu ini diikuti oleh 242 peserta yang terdiri atas unsur organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, Tim Penggerak PKK, camat, kepala desa/lurah, kepala puskesmas, serta petugas keluarga berencana (PKB).

READ  Pj Gubernur Sulsel Tinjau Galeri Dekranasda

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terwujud penguatan komitmen dan dukungan lintas sektor dalam mencapai sasaran program Bangga Kencana Tahun 2025, serta tersusunnya strategi kebijakan dan rencana aksi percepatan penurunan stunting sesuai indikator Perpres Nomor 72 Tahun 2021 dan Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Stunting (RAN-PASTI). (ant/KS)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img

BERITA POPULER