MAKASSAR – Direktur Jenderal Pajak (Dirjen Pajak) Bimo Wijayanto menegaskan pentingnya pelayanan prima dan integritas aparatur perpajakan sebagai kunci peningkatan penerimaan negara. Hal itu disampaikannya saat berkunjung ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Makassar Utara, Kamis (30/10).
Dalam arahannya, Bimo menekankan bahwa kualitas pelayanan pajak tidak hanya diukur dari kecepatan proses, tetapi juga dari ketulusan dan profesionalisme dalam melayani wajib pajak (WP).
“Setiap interaksi dengan wajib pajak adalah cerminan nilai-nilai yang kita pegang sebagai abdi negara. Layanan pajak harus berorientasi pada kepuasan masyarakat,” ujarnya.
Kunjungan kerja Dirjen Pajak ke Makassar merupakan bagian dari agenda nasional untuk memperkuat semangat pelayanan publik, meningkatkan kualitas kerja, dan memperkuat implementasi sistem administrasi perpajakan modern seperti aplikasi Coretax.
Bimo juga berdialog langsung dengan wajib pajak untuk mendengar pengalaman mereka dalam mengakses layanan digital dan tatap muka. Sistem Coretax, katanya, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, akurasi, serta transparansi pelayanan pajak di seluruh Indonesia.
Selain itu, ia mengingatkan para pegawai agar menjaga integritas dan menjauhi praktik yang merugikan citra lembaga.
“Integritas adalah fondasi utama kepercayaan publik. Tanpa itu, semua sistem secanggih apa pun tidak akan berarti,” tegasnya.
Kepala Seksi Kerja Sama dan Humas Kanwil DJP Sulselbartra, Sumin, menyebut kunjungan Dirjen menjadi dorongan moral bagi seluruh jajaran.
“Kehadiran Bapak Dirjen menjadi simbol komitmen nyata DJP dalam menjaga kepercayaan publik dan membangun semangat kerja aparatur perpajakan,” ujarnya. (ant/KS)




