MAKASSAR – Tim Shorinji Kempo Sulawesi Selatan (Sulsel) berhasil menyumbangkan dua medali perunggu pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri 2025 yang digelar di Kudus, Jawa Tengah.
Kedua medali tersebut diraih oleh Randy Alfian di nomor randori kelas 65 kg dan Muhammad Idris di kelas 55 kg. Dengan hasil ini, kontingen Kempo Sulsel sementara baru mengoleksi dua medali pada ajang bergengsi tersebut.
Pelatih Kempo Sulsel, Sugeng, menyebut capaian tersebut sebagai prestasi yang patut diapresiasi meski belum mampu menembus partai final.
“Dua perunggu ini adalah hasil kerja keras atlet dan tim. Semoga ke depan Sulsel bisa terus meningkatkan prestasi dan mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya, Selasa (21/10/2025).
Dalam pertandingan, Randy Alfian harus mengakui keunggulan wakil Jawa Tengah, Anandika, di babak semifinal. Sementara Muhammad Idris kalah dari atlet Maluku, Tjomas Marcel Marehuwey.
Sugeng menjelaskan, kontingen Kempo Sulsel yang dikirim ke PON Bela Diri 2025 berjumlah enam atlet dan satu ofisial, dengan nomor pertandingan randori kelas 50 kg, 55 kg, 60 kg, 65 kg, dan 70 kg.
Sementara itu, Sekretaris Perkemi Sulsel, Bonay Syam, mengaku bangga atas perjuangan para atlet yang harus melewati persaingan ketat dari 26 provinsi.
“Untuk bisa masuk semifinal saja harus menang lima kali. Jadi dua perunggu ini adalah hasil luar biasa,” katanya.
Pada cabang olahraga Kempo, DKI Jakarta tampil sebagai juara umum dengan perolehan tujuh medali emas, dua perak, dan dua perunggu. Posisi kedua ditempati Jawa Barat dengan tiga emas dan dua perak, disusul Maluku di posisi ketiga dengan tiga emas dan satu perunggu.
Sementara Sulsel berada di posisi ke-19 klasemen umum cabang Kempo dengan dua medali perunggu. (ant/KS)




