MAKASSAR, KORANSULSEL – Pondok Pesantren Darul Aman Gombara, Makassar, Sulawesi Selatan, menerima kunjungan silaturahmi dari delegasi Universiti Islam Antarabangsa Tuanku Syed Sirajuddin (UniSIRAJ) Malaysia, pada Selasa (29/7/2025).
Kunjungan ini menjadi momen penting dalam mempererat hubungan dua lembaga pendidikan lintas negara, sekaligus memperluas peluang kolaborasi akademik antara Indonesia dan Malaysia. Apalagi, dari sekitar seratus mahasiswa Indonesia yang saat ini menempuh pendidikan di UniSIRAJ, 23 di antaranya merupakan alumni Pesantren Darul Aman Gombara.
Delegasi UniSIRAJ yang berjumlah tujuh orang dipimpin langsung oleh Rektor UniSIRAJ, Prof. Dr. Muhamad Rozaimi Ramlee. Turut mendampingi, Dekan Fakulti Pengajian Islam, Dekan Fakulti Perniagaan & Sains Pengurusan, serta sejumlah pejabat penting universitas lainnya, seperti Pengarah Pusat Pengurusan Penyelidikan & Inovasi dan Pengarah Jabatan Hal Ehwal Akademik.
Kehadiran rombongan disambut hangat oleh Pendiri Yayasan Buq’atun Mubarakah dan Pesantren Darul Aman Gombara, KH. Abdul Djalil Thahir, Ketua Yayasan Muhammad Iqbal Djalil, Lc, serta jajaran pimpinan dan dewan guru pesantren.
Dalam kesempatan tersebut, Dekan Fakulti Pengajian Islam, En. Mohammad Roshimi Bin Abdullah, menyampaikan ceramah singkat di hadapan para santri. Ia mengingatkan pentingnya menuntut ilmu dengan niat ikhlas karena Allah SWT, serta menjunjung akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.
“Adik-adik santri harus belajar dengan baik, fokus, dan istiqomah. Jangan menyakiti sesama atau hati orang lain. Ini adalah kunci sukses dalam menuntut ilmu yang diajarkan para ulama,” pesannya.
Ia juga memaparkan berbagai program studi yang tersedia di UniSIRAJ, mulai dari jenjang sarjana (S1) hingga doktoral (S3), termasuk bidang Alquran, Hadis, Syariah Ekonomi, Syariah Fatwa, Pengajian Islam, Bahasa Arab, hingga Bisnis dan Sains.
Pendiri Pesantren Darul Aman Gombara, KH. Abdul Djalil Thahir, mengaku bersyukur atas capaian para alumni yang telah menembus berbagai perguruan tinggi ternama di dalam dan luar negeri.
“Saya sangat bersyukur santri-santri kami telah melanjutkan pendidikan ke berbagai universitas, termasuk di Malaysia. Harapan saya, mereka menjadi insan multiguna yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu pimpinan pesantren, Ahmad Sahal, mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat Darul Aman Gombara akan menjalin kerja sama formal dengan UniSIRAJ.
“Insya Allah, akan segera dilakukan penandatanganan MoU sebagai langkah memperkuat kolaborasi dalam bidang pendidikan, keilmuan, dan keagamaan,” tuturnya.
Kunjungan ini diharapkan menjadi awal dari kerja sama yang lebih luas, menciptakan sinergi antar-lembaga pendidikan Islam di kawasan Asia Tenggara, sekaligus membuka lebih banyak kesempatan belajar bagi para santri Indonesia ke jenjang internasional.(KS/Rls)




