Transaksi Capai Rp1,2 Miliar, Wastra Heritage Market Dongkrak Ekonomi Kreatif Sulsel

MAKASSAR, KORANSULSEL – Gelaran Wastra Heritage Market 2025 yang menjadi bagian dari rangkaian Karya Kreatif Sulawesi Selatan (KKS) berhasil mencatatkan transaksi senilai Rp1,2 miliar. Acara yang berlangsung selama empat hari di salah satu pusat perbelanjaan Kota Makassar ini mendapat respons luar biasa dari masyarakat dan pelaku usaha ekonomi kreatif.

Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, menyatakan apresiasinya atas inisiatif Bank Indonesia Perwakilan Sulsel dan kolaborasinya dengan Indonesia Fashion Chamber (IFC) Chapter Makassar dalam menghadirkan platform kreatif bagi desainer lokal.

“Wastra Heritage Market ini patut diapresiasi. Ini bukan hanya ajang promosi, tapi juga momentum penting untuk mendorong perkembangan ekonomi kreatif dan memperkuat posisi wastra lokal di Sulsel,” ujar Jufri di Makassar, Selasa (29/7/2025).

Kegiatan ini dinilai mampu membuka peluang bisnis yang signifikan, sekaligus menjadi media pemberdayaan pelaku UMKM di sektor fesyen berbasis kain tradisional (wastra). Antusiasme tinggi masyarakat yang hadir menjadi sinyal positif bagi masa depan industri kreatif daerah.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Rizki Ernadi Wimanda, mengungkapkan bahwa jumlah pengunjung selama empat hari mencapai lebih dari 6.000 orang. Ia menekankan bahwa KKS bukan sekadar pameran, melainkan sebuah gerakan konkret untuk memajukan UMKM Sulsel melalui pendekatan budaya dan inovasi.

“KKS adalah panggung bagi UMKM kita, terutama sektor wastra, untuk tampil dan dikenal secara luas. Ini bagian dari strategi pembangunan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal,” jelas Rizki.

Berbagai kegiatan mengisi KKS Wastra Heritage Market 2025, antara lain pameran produk, peragaan busana, workshop, demonstrasi, diskusi kelompok terfokus (Focus Group Discussion), dan pertemuan bisnis. Semua dirancang untuk memperkuat jejaring dan kemampuan pelaku usaha kreatif di Sulsel.

READ  Pemkot Makassar Dirikan Posko Terpadu untuk Tertibkan Anjal, Gepeng, dan Manusia Silver

Dukungan juga datang dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulselbar. Kepala OJK Sulselbar, Moch. Muchlasin, menyebutkan bahwa agenda seperti ini harus menjadi cikal bakal terbentuknya ekosistem ekonomi kreatif yang lebih luas dan terintegrasi.

“Bukan hanya wastra, tapi seluruh potensi ekonomi kreatif Sulsel perlu terus kita dorong agar bisa bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” tegasnya.

Dengan pencapaian transaksi yang signifikan dan antusiasme publik yang tinggi, Wastra Heritage Market 2025 menjadi bukti bahwa ekonomi kreatif di Sulawesi Selatan memiliki potensi besar untuk tumbuh dan berkembang lebih jauh, asal dikelola dengan kolaborasi dan inovasi yang tepat. (ant/KS)y`

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img

BERITA POPULER