Fatmawati Rusdi: Sinergi Budaya dan UMKM Penguat Ekonomi Kreatif Sulsel

MAKASSAR, KORANSULSEL – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, menegaskan pentingnya sinergi antara sektor budaya dan pelaku UMKM dalam memperkuat ekonomi kreatif di daerah. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci penguatan ekonomi berbasis kreativitas yang harus terus digalakkan.

Hal tersebut disampaikan Fatmawati saat membuka secara resmi ajang Phinisi Hospitality Fair (PHF) 2025 di Makassar, Sabtu (21/6/2025). Ia menyebutkan bahwa kegiatan ini mencerminkan potensi luar biasa dari berbagai pelaku industri, mulai dari penyelenggara pernikahan, pelaku kuliner, hingga UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian lokal.

“PHF adalah bentuk konkret dari kolaborasi lintas sektor. Kegiatan ini menyatukan inovasi dan kreativitas, yang menjadi kekuatan utama dalam menggerakkan ekonomi daerah,” ujar Fatmawati.

PHF 2025 berlangsung selama empat hari, dari 20 hingga 23 Juni 2025, dan menampilkan berbagai segmen menarik, mulai dari pameran wedding, otomotif, produk lokal, pertunjukan seni, hingga edukasi publik. Salah satu yang paling menyita perhatian adalah pagelaran budaya bertajuk “Dwipa Buana” yang disutradarai oleh Kazaki Hakim, pendiri Kasaki Bridal. Pagelaran ini menggabungkan seni bercerita, tarian tradisional, dan kirab budaya untuk menampilkan kekayaan tradisi pernikahan dari berbagai daerah di Indonesia.

Fatmawati menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulsel dalam mendukung kebangkitan ekonomi kreatif melalui kolaborasi dan inovasi.

“Ini bentuk nyata dari upaya kolektif membangkitkan ekonomi lokal yang harus terus kita dorong bersama,” ucapnya.

CEO Phinisi Hospitality Indonesia, Anggiat Sinaga, menambahkan bahwa PHF 2025 tidak sekadar menjadi pameran, tetapi juga ruang sinergi antar pelaku industri dan media promosi berbagai inovasi lintas sektor. (ant/KS)

READ  Pemkab Gowa Target 8.100 Orang pada skrining X-ray TBC
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img

BERITA POPULER