Senin, Juli 22, 2024
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Akses Jalan Jadi Catatan Kemenparekraf untuk Desa Wisata Torut

MAKASSAR, KORANSULSEL – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) memberikan catatan terkait akses jalan pada kunjungan ke Desa Wisata Lembang Landorundun sebagai 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) di Toraja Utara, Sulawesi Selatan.

“Tantangan di sini adalah akses jalan, sehingga dengan diangkatnya Desa Landorundun ini jadi Desa Wisata, ada perhatian dari Pemerintah Daerah untuk pengembangan selanjutnya,” kata Staf Ahli Bidang Reformasi Birokrasi dan Regulasi Kemenparekraf Kurleni Ukar melalui keterangan persnya di Makassar, Selasa.

Kendati demikian, Kurleni mengakui keindahan Desa Wisata Lembang Landorundun yang juga kaya dengan hasil bumi seperti kopi, tamarillo, dan beras ketan. Maka dari itu, dia berharap pemerintah setempat bisa segera memfasilitasi perbaikan akses Desa Wisata Landorundun untuk memudahkan pengunjung.

Apalagi terdapat kekayaan budaya di desa itu dan sebagai pendukung pelaku UMKM berupa kerajinan anyaman, tenun, manik-manik, ukiran dan miniatur rumah adat Toraja.

Desa wisata Landorundun terletak di Lembang Landorundun, Kecamatan Sesean Suloara, Kabupaten Toraja Utara terletak di kaki gunung Sesean. Berada di ketinggian 2.100 mdpl, suhu harian bervariasi dari sekitar 16° C di malam hari dan di pagi hari hingga 30 ° C di siang hari.

Sementara itu, Wakil Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong yang turut hadir pada kunjungan itu menerima dengan baik beberapa masukan untuk peningkatan Desa Wisata Landorundun.

Frederik mengakui bahwa akses jalan menjadi persoalan pada Desa Wisata Lembang Landorundun, namun hal tersebut tidak lagi menjadi persoalan utama karena telah disiapkan anggaran untuk pembenahan ke depan.

Berkenaan dengan itu, Fredrik bersama masyarakat setempat bangga dan bersyukur atas capaian Desa Wisata Lembang Landorundun yang berhasil menembus 50 besar ADWI 2024 dari sekitar 6.000 desa.

“Kita bersyukur dari 70.000 desa di Indonesia, hanya ada 6.000 Desa Wisata dan Desa Wisata Lembang Landorundun masuk 50 besar. Sehingga kita berharap bisa mengikuti jejak Lembang Nonongan 10 besar ADWI 2021 atau lebih baik lagi dari itu,” ucap Frederik. (ant/KS)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

BERITA POPULER