Minggu, Mei 26, 2024
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Wali Kota Makassar Terima Penghargaan dari Kejaksaan Tinggi Sulsel

MAKASSAR, KORANSULSEL – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menerima penghargaan dari Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan sebagai panutan atau role model kepala daerah.

Penghargaan itu diserahkan langsung Pelaksana Harian (Plh) Kajati Sulsel Leonard Eben Ezer Simanjuntak kepada Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto di Makassar, Jumat.

“Penghargaan ini karena berperan aktif dalam sinergisitas serta berkontribusi pada peningkatan sarana pendukung pelaksanaan tugas dan fungsi kejaksaan di Sulsel khususnya di Kejari Makassar,” ujarnya.

Dalam kegiatan Pra Musrenbang itu, Kejati Sulsel mengangkat tema “Optimalisasi Perencanaan Penganggaran Kejaksaan Transformasi Penegakan Hukum Modern Indonesia Emas 2045”.

Leonard Eben Simanjuntak pada kesempatan itu berharap melalui pra musrenbang ini dapat terwujud transformasi penegakan hukum yang lebih modern menuju Indonesia emas 2045.

“Juga kepada wali kota/bupati terima kasih atas bantuan dalam mendukung sarana dan prasarana kejaksaan dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi baik di tingkat kejari maupun kejati,” kata Leonard Eben Ezer Simanjuntak.

Hubungan koordinasi dan kolaborasi terjalin baik antara Pemkot Makassar bersama dengan Kejari Makassar dan Kejati Sulsel.

Sementara itu, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menyebut paradigma penegakan hukum modern dianggap sebagai bentuk mitigasi dari sebuah pelanggaran hukum yang produktif dan membuat pemerintah daerah kabupaten/kota aman dalam menjalankan program kerjanya berkat pengawalan dari Kejati dan Kejari.

“Ini juga dapat membuat kami sangat optimistis, program strategis daerah berdampingan dengan Kajati dan Kajari, Insya Allah akan membuat kita atau negeri ini berlari,” ucapnya.

Danny — sapaan akrab Ramdhan Pomanto juga membeberkan kondisi Kota Makassar saat ini. Di mana pertumbuhan ekonomi Kota Makassar di angka 5,40 persen, di atas provinsi dan nasional.

Begitu pun dengan inflasi Makassar yang sejauh ini masih terkendali yaitu 2,68 persen. Di bawah Sulsel 2,93 persen dan nasional 2,75 persen.

“Tidak terlepas dari pengawalan kajari, partner yang sangat baik, selalu mensuport banyak pelajaran dari beliau. Kami berlari di jalan kebenaran atas arahan dari Kajari,” ucap Danny Pomanto. (ant/KS)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular