Selasa, Maret 5, 2024
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Tragedi Maut di Toraja Utara, Dokter Gigi Meninggal dalam Kecelakaan Mobil

TORAJA UTARA, KORAN SULSEL – Sebuah perjalanan liburan yang seharusnya menjadi momen berharga berubah menjadi tragedi memilukan ketika seorang dokter gigi asal Denpasar, Bali, bernama Wibisono (59), tewas dalam sebuah kecelakaan mobil yang tak terduga. Insiden tragis ini terjadi di kawasan Hotel Heritage, Lembang Rindingbatu, Kecamatan Kesu, Toraja Utara pada Senin (18/9) sekitar pukul 04.40 Wita.

Wibisono, yang sedang berlibur bersama istri, Supia Martini (53), dan seorang rekan dokter bernama Didit, tengah dalam perjalanan menuju ke Lolai atau Negeri di Atas Awan Toraja, sebuah destinasi wisata yang sangat indah. Mereka telah dijemput oleh seorang sopir mobil travel bernama Ariwiboyo (36).

Kecelakaan mengerikan ini bermula ketika Ariwiboyo memarkirkan kendaraannya di depan Hotel Heritage. Mesin mobil masih menyala, dan rem tangan dalam keadaan tertarik, dengan tujuan menjemput penumpangnya.

Namun, tragedi tiba-tiba terjadi saat penumpang, termasuk Wibisono dan istrinya, naik ke atas mobil sementara sopir masih berada di luar kendaraan. Saat itulah, mobil tiba-tiba mulai bergerak mundur, meninggalkan Ariwiboyo di luar.

Ariwiboyo berusaha keras menahan mobil dengan tubuhnya, tetapi kendaraan itu tetap bergerak mundur. Dokter Didit, salah satu penumpang, segera melompat keluar dari mobil melalui pintu belakang untuk menyelamatkan diri. Namun, Wibisono dan istrinya masih berada di dalam mobil yang terus bergerak mundur.

Kendaraan itu terus melaju mundur hingga sekitar 30 meter sebelum tiba-tiba berbelok ke arah kiri. Bagian belakang mobil menabrak trotoar dan pembatas jalan, mengakibatkan mobil jatuh ke dalam jurang bersama dengan dua penumpang di dalamnya. Akibat kejadian tersebut, Wibisono mengalami luka-luka parah dan akhirnya meninggal dunia setelah dirawat di Rumah Sakit Elim.

Istri Wibisono, Supia, juga mengalami luka-luka dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Elim Rantepao. Sementara itu, kendaraan mengalami kerusakan cukup parah, termasuk pada pintu belakang, kaca pintu belakang, bodi belakang, kaca sebelah kanan, pintu sebelah kiri, dan lampu sein kiri belakang.

Pihak Kepolisian Polres Toraja Utara segera turun tangan untuk melakukan olah TKP dan memeriksa keterangan sejumlah saksi guna memahami penyebab pasti kecelakaan tragis ini. Kecelakaan ini menjadi pengingat bahwa dalam setiap perjalanan, keselamatan harus selalu menjadi prioritas utama. Semoga keluarga dan kerabat almarhum Wibisono dapat menemukan ketenangan dalam menghadapi cobaan yang begitu mendalam ini. (HMS/KS)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular