Sabtu, Maret 2, 2024
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Sertifikasi Halal, Peran Halal Center Unismuh dalam Dukung UMKM Maros

MAROS, KORAN SULSEL – Dalam upaya untuk memastikan kepatuhan dan keberlanjutan produk-produk halal di Maros, Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumperindag) Maros bekerja sama dengan Halal Center Unismuh Makassar menggelar pelatihan dan bimbingan teknis sertifikasi halal bagi pelaku usaha UMKM Maros di Aula Baruga B, Kantor Bupati Maros pada Rabu (27/9)

Pada acara ini, peserta mendapatkan sejumlah materi penting terkait kebijakan dan regulasi penyelenggaraan jaminan produk halal. Materi pertama disampaikan oleh Auliah Andika Rukman, S.H., M.H, Pengurus Halal Center Unismuh, yang membahas implementasi kebijakan dan regulasi. Safri Haliding, SE, M.Sc.ACC, Sekretaris Halal Center Unismuh, menyampaikan materi kedua tentang ketentuan bahan dalam proses produk halal.

Selain itu, Firdaus, S.Pd dari Pendamping Halal Unismuh Makassar memberikan panduan tentang pendaftaran sertifikasi halal kepada peserta.

Acara ini juga dihadiri oleh lebih dari 50 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari seluruh kabupaten Maros. Pelatihan dan bimbingan ini merupakan implementasi dari Memorandum of Understanding (MOU) antara Halal Center Unismuh dan Pemerintah Kabupaten Maros.

Kadis Kumperindag Maros, Towadeng, menyampaikan apresiasi kepada Halal Center Unismuh dan BTN Syariah Makassar yang telah mendukung kegiatan ini. Towadeng berharap bahwa materi yang diberikan akan dapat diterapkan oleh peserta, termasuk staf kecamatan, sehingga mereka dapat menjadi pendamping sertifikasi halal di wilayah masing-masing.

“Bahwa di Maros telah dibentuk tim terpadu pembinaan bagi pelaku UMKM untuk membantu mereka dalam mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB), syarat penting untuk mendapatkan sertifikasi halal. Beliau menegaskan bahwa permasalahan utama selama ini adalah banyak pelaku UMKM yang belum mengurus NIB, padahal ini adalah syarat penting untuk mengakses lembaga keuangan”. Ujar Towadeng

“Bahwa pada bulan Oktober 2024, seluruh produk makanan dari UMKM di seluruh Indonesia harus memiliki sertifikat halal. Oleh karena itu, pendampingan seperti Bimtek ini menjadi sangat penting untuk memastikan bahwa pelaku UMKM memahami dan mematuhi persyaratan sertifikasi halal” ungkap Dr. Jamaluddin Majid, selaku perwakilan Halal Center Unismuh

Branch Manager BTN Syariah Makassar, Hasrul, menyambut positif keterlibatannya dalam Bimtek ini dan menekankan bahwa kerjasama ini tidak hanya terbatas pada kegiatan ini saja, tetapi juga mencakup penyaluran KPR dan sejumlah program layanan lainnya untuk mendukung pelaku UMKM di Maros. (KS)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular