Jumat, Maret 1, 2024
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Pembukaan TwoFive Adventure Park Bantu Pulihkan Ekonomi Sulsel

MAKASSAR, KORAN SULSEL – Pangilma Kodam (Pangdam) XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Totok Imam Santoso berharap pembukaan TwoFive Adventure Park dapat membantu memulihkan ekonomi Sulawesi Selatan (Sulsel) dan sebagai wadah sarana pariwisata.

“Kami berharap dengan pembukaan TwoFive Adventure Park ini dapat membantu lebih banyak masyarakat lagi, membantu ekonomi Sulsel dan tentunya menjadi wadah sarana pariwisata,” ujar Mayjen Totok, di Makassar, Selasa.

Mayjen Totok Imam Santoso bersama unsur Forkopimda Sulsel yang menghadiri pembukaan TwoFive Adventure Park, di Pantai Akkarena, Makassar itu mengatakan wahana tersebut merupakan destinasi baru di Kota Makassar.

Ia menyatakan TwoFive Adventure Park sebagai pelopor hiburan luar ruang pertama di Makassar yang mempertunjukkan berbagai tur petualangan, seperti pengalaman ATV 4×2 dan 4×4, gokart racing dan offroad, paintball, dan modern outbound.

Mayjen Totok menuturkan bahwa dengan hadirnya wahana yang menyajikan berbagai hiburan petualang tentu saja akan menjadi hal yang menarik bagi masyarakat Kota Makassar, sehingga dapat mendorong pemulihan ekonomi daerah dan sebagai wadah sarana pariwisata.

“Harapan saya dengan adanya ini, bisa membantu Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Makassar dan juga meningkatkan khususnya ekonomi karena orang ke sini pingin main di sini, tidur dan makan di sini, sehingga menambah perputaran ekonomi di Kota Makassar dan Sulsel,” katanya lagi.

Dalam kesempatan ini pula, mantan Danpusenarmed ini menyampaikan mengenai sejarah singkat ATV yang dikembangkan pada tahun 1961 di Kota Toronto, Kanada. Selanjutnya berkembang sebagai wahana olahraga, serta cara untuk mengatasi stres.

Acara peresmian ini ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Penjabat Gubernur Sulsel, Pangdam XIV/Hasanuddin, Kapolda Sulsel, Kapolrestabes Makassar, dan Dansat Brimob Polda Sulsel, kemudian dilanjutkan dengan pemotongan pita.

“Mudah-mudahan kegiatan ini memberikan berkah dan olahraga ini bisa familiar, bisa dikenalkan kepada seluruh masyarakat, sehingga ini bukan kegiatan yang aneh, tapi menjadi suatu kebiasaan dan menjadi sarana olahraga di masyarakat,” ujar Mayjen Totok. (ANT/KS)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular