Jumat, Juni 14, 2024
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Melawan Stunting, Kabupaten Sinjai Galang Kekuatan Tim Pendamping Keluarga

SINJAI, KORAN SULSEL – Dalam upaya melawan masalah stunting yang memengaruhi pertumbuhan anak-anak di Kabupaten Sinjai, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Sinjai menggelar acara orientasi Tim Pendamping Keluarga (TPK) tahun 2023. Tema kegiatan ini adalah “Menuju Keluarga Bebas Stunting untuk Indonesia Maju,” dan acara berlangsung di Gedung Pertemuan Sinjai pada Jumat (22/9/23).

Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA), beserta Ketua TP. PKK Sinjai, Andi Nurhilda Daramata Seto, turut hadir dalam acara tersebut. Tidak hanya dihadiri oleh Bupati ASA, acara ini juga dihadiri oleh para Kepala OPD, Camat, Kepala Puskesmas, kepala desa, dan Ketua TP. PKK kecamatan dan desa se-Kabupaten Sinjai.

Orientasi ini bertujuan untuk mempercepat penurunan angka stunting dengan melibatkan kerjasama antar sektor, program, dan organisasi. Kepala DP3AP2KB Sinjai, Andi Tenri Rawe Baso, menjelaskan bahwa orientasi ini merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam meningkatkan kinerja tim pendamping keluarga di sembilan kecamatan.

Acara ini dihadiri oleh lebih dari 600 peserta, termasuk tim pendamping keluarga, bidan, kader Posyandu, kader TP.PKK, dan penyuluh KB yang aktif di Kabupaten Sinjai. Narasumber yang dihadirkan dalam orientasi ini adalah Kepala Perwakilan BKKBN Sulsel yang diwakili oleh Koordinator Bidang KB, Drs. Muh Irsan, serta dr. Rahmat Adi Sawe, seorang spesialis gizi dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sinjai.

Bupati ASA, dalam sambutannya, menekankan pentingnya peran tim pendamping keluarga dalam upaya pencegahan dan penurunan kasus stunting. Ia mengajak para pendamping untuk lebih fokus dalam menyelesaikan masalah stunting di berbagai tingkatan, mulai dari Kabupaten hingga tingkat desa.

“Tim pendamping keluarga merupakan ujung tombak dalam menghadapi masalah stunting. Program ini sangat penting untuk terus ditingkatkan,” ujar Bupati ASA. Ia berharap bahwa orientasi ini akan memberikan pemahaman lebih luas kepada peserta tentang tantangan, dampak, dan solusi dalam mengatasi masalah stunting.

Selain materi utama, dalam acara ini juga dilakukan pelantikan dan pengukuhan pengurus Dewan Pimpinan Cabang Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (DPC IPeKB) Sinjai periode 2023-2026, serta penandatanganan MoU antara Pemkab Sinjai dan Akbid Mega Buana Sinjai. Acara ini juga dirangkaikan dengan pencanangan Kampung Keluarga Berkualitas Mandiri di 67 desa/kelurahan se-Kabupaten Sinjai.

 

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular