Sabtu, Maret 2, 2024
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Kolaborasi Kapolda Sulsel & Wali Kota Makassar Hadirkan Sumur Bor untuk Mengatasi Kekeringan

MAKASSAR, KORAN SULSEL – Kapolda Sulsel, Irjen Pol Setyo Boedi Moempoeni Harso bersama Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, bekerjasama untuk mengatasi masalah kekeringan di Makassar dengan menghadirkan sumur bor.

Irjen Pol Setyo Boedi menyampaikan rasa syukurnya karena tim Polda Sulsel telah melaksanakan program Kapolri untuk pembuatan sumur bor ini. Langkah ini menjadi semakin penting mengingat dampak yang diakibatkan oleh musim kemarau dan fenomena El-Nino yang tengah berlangsung.

Irjen Pol Setyo mengungkapkan bahwa hingga saat ini, telah dibuat 24 sumur bor di 16 Polres di Sulsel sebagai bagian dari upaya tersebut. “Kami berharap sumber air ini akan memberikan solusi terhadap permasalahan kelangkaan air bersih,” ujarnya saat meresmikan Bantuan Sumur Bor dan Pompa Air Polda Sulsel di Kelurahan Ketimbang, Kecamatan Biringkanaya.

Upacara peresmian tersebut turut dihadiri oleh Wali Kota Makassar dan jajaran Forkopimda, yang menandai dimulainya penggunaan sumur bor ini. Kapolda mengungkapkan bahwa ada kemungkinan akan menambah titik-titik sumur bor lainnya. “Saya telah memerintahkan Kapolres untuk mencari lokasi tambahan sesuai kebutuhan masyarakat setempat,” tambahnya.

Selama peresmian, kualitas air dari sumur-sumur tersebut terlihat sangat baik, jernih, tidak payau, dan tidak berbau. Ini merupakan langkah positif dalam menjawab masalah kekeringan yang dihadapi masyarakat Makassar.

Wali Kota Danny Pomanto juga mengucapkan terima kasih kepada Polri dan Polda Sulsel atas bantuannya dalam mengatasi masalah ini. Dia juga mengungkapkan bahwa Pemkot Makassar sedang aktif membangun 11 sumur bor tambahan di wilayahnya. Selain itu, Pemkot juga telah memobilisasi 50 truk yang telah dimodifikasi untuk mengangkut air ke wilayah yang terdampak, dengan rencana untuk menambah jumlah armada angkutan lagi.

Menghadapi kemungkinan terburuk dari BMKG yang memprediksi kekeringan berlangsung hingga awal Januari, timnya siap untuk menjalankan teknologi Geo Listrik dan mobil bor cepat dengan kemampuan mencapai 500 meter. Selain itu, stok beras yang mencukupi hingga akhir tahun juga telah dipersiapkan untuk memastikan pasokan masyarakat terjaga. “Dua hal ini akan kami prioritaskan agar pasokan air yang diberikan kepada masyarakat tetap terjaga,” tegasnya. (KS)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular