Unhas Canangkan “Mission Possible: Zero Obesity, Total Safety” pada Bulan K3 Nasional

MAKASSAR — Universitas Hasanuddin melalui Direktorat Sumber Daya Manusia, khususnya Subdirektorat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), mencanangkan gerakan bertajuk “Mission Possible: Zero Obesity, Total Safety” sebagai bagian dari peringatan Bulan K3 Nasional. Program ini dirancang sebagai gerakan terpadu untuk memperkuat budaya kerja yang sehat, aman, dan produktif di lingkungan kampus.

Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia, Alumni, dan Sistem Informasi Unhas, Prof. Farida Patittingi, menjelaskan bahwa sejak pembentukan tim K3 Unhas, inspeksi lingkungan kerja telah dilakukan secara rutin dan sistematis. Kegiatan tersebut melibatkan para Duta K3 yang bertugas memastikan aspek kebersihan, keamanan, serta kenyamanan ruang kerja sivitas akademika berjalan sesuai standar yang ditetapkan.

“Duta K3 berperan penting sebagai penggerak di unit kerja masing-masing, untuk memastikan lingkungan kerja kampus tetap aman, bersih, dan mendukung produktivitas,” ujarnya di Makassar, Minggu (9/2/2026).

Sementara itu, Rektor Unhas Prof. Jamaluddin Jompa menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan kerja harus menjadi bagian yang terintegrasi dalam tata kelola universitas. Menurutnya, K3 merupakan aspek fundamental dalam mendukung produktivitas dan keberlanjutan institusi, sebagaimana praktik yang telah lama diterapkan secara ketat di berbagai negara maju.

“K3 tidak hanya menjadi kebutuhan internal kampus, tetapi juga bagian dari dukungan terhadap program strategis pemerintah. Melalui keberadaan Duta K3 di setiap unit kerja, kami ingin membangun budaya kerja yang aman, sehat, dan berkelanjutan di lingkungan Unhas,” tegasnya.

Dari sisi pemerintah daerah, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sulawesi Selatan, Suherman, menekankan pentingnya komitmen kolektif dalam membangun budaya kerja sehat dan aman yang terintegrasi dengan gerakan peningkatan aktivitas fisik masyarakat.

Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menargetkan terwujudnya masyarakat yang aktif bergerak, sehat, dan memiliki kesadaran tinggi terhadap keselamatan dalam berbagai aktivitas sehari-hari.

READ  Jajaran Forkopimda Deklarasi Pemilu Damai Bersama Ketua OSIS dan UPT Disdik Sulsel

“Gerakan ini sejalan dengan upaya pemerintah mendorong masyarakat untuk lebih aktif secara fisik. Minimal 10.000 langkah per hari, senam, jogging, atau aktivitas fisik lainnya merupakan investasi kesehatan jangka panjang yang berdampak langsung pada produktivitas,” ujarnya.

Selain peningkatan aktivitas fisik, prinsip keselamatan juga diingatkan agar menjadi prioritas dalam seluruh aktivitas sivitas akademika, mulai dari perkuliahan, berkendara, hingga pekerjaan administratif. Melalui program “Mission Possible: Zero Obesity, Total Safety”, Unhas berharap dapat menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa kesehatan dan keselamatan kerja merupakan fondasi utama dalam menciptakan lingkungan kampus yang unggul dan berdaya saing. (ant/KS)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img

BERITA POPULER