MAKASSAR – Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) mengerahkan sebanyak 3.981 personel gabungan dalam pelaksanaan Operasi Lilin 2025 untuk pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Kapolda Sulsel Djuhandhani Rahardjo Puro mengatakan personel gabungan tersebut terdiri atas unsur kepolisian dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang akan membantu pengamanan selama Operasi Lilin 2025.
“Personel gabungan ini terdiri dari unsur kepolisian bersama TNI yang akan membantu pengamanan pada Operasi Lilin 2025,” ujar Djuhandhani Rahardjo Puro di sela Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2025 di Mapolda Sulsel, Makassar, Jumat.
Ia menjelaskan, pelaksanaan Operasi Lilin 2025 merupakan tindak lanjut dari instruksi dan amanat Kapolri, yang digelar selama 14 hari, terhitung mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.
Khusus di Sulawesi Selatan, pengamanan akan melibatkan 2.106 personel Polda Sulsel dan 1.875 personel TNI, serta didukung oleh berbagai instansi terkait.
Selain itu, Polda Sulsel juga menyiapkan 94 pos pengamanan, yang terdiri atas 48 pos pengamanan, 21 pos pelayanan, dan 25 pos terpadu yang tersebar di berbagai wilayah.
Pengamanan di Sulawesi Selatan difokuskan pada 720 gereja prioritas serta 98 lokasi perayaan Tahun Baru yang tersebar di 24 kabupaten/kota di wilayah Sulsel.
Untuk mendukung kelancaran pengamanan, Polda Sulsel turut menggandeng berbagai mitra terkait, antara lain BNPB, BMKG, Badan Pangan Nasional (Bapanas), Basarnas, Pertamina, PT Jasa Raharja, PT Jasa Marga, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, mitra kamtibmas, serta seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan Operasi Lilin 2025.
Kapolda Sulsel menegaskan bahwa keberhasilan pengamanan dan kelancaran perayaan Natal dan Tahun Baru merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, seluruh pihak diharapkan dapat memberikan dukungan penuh demi terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif di Sulawesi Selatan. (ant/KS)




