MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan bahwa Tim Medis Pemerintah Provinsi Sulsel bersama tenaga kesehatan kabupaten/kota, Relawan Andalan Peduli, serta unsur TNI berhasil mengaktifkan kembali operasional Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Aceh Tamiang yang sempat tidak berfungsi akibat banjir.
Andi Sudirman, dalam keterangannya di Makassar, Minggu, mengatakan pengaktifan kembali RSUD Aceh Tamiang dilakukan melalui langkah cepat dan terkoordinasi. Upaya tersebut meliputi pembersihan lumpur sisa banjir, penataan ulang ruang-ruang pelayanan, serta memastikan kesiapan alat kesehatan dan tenaga medis.
Langkah ini dilakukan agar layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak bencana di Provinsi Aceh dapat segera kembali berjalan secara optimal.
“Alhamdulillah, warga kembali berbondong-bondong ke rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan hingga intervensi operasi dalam kendali Tim Kesehatan Sulsel bersama Tim Lokal RSUD Aceh Tamiang,” ujar Andi Sudirman.
Ia menjelaskan bahwa seluruh layanan kesehatan di RSUD Aceh Tamiang saat ini berada dalam kendali Tim Kesehatan Provinsi Sulsel yang bersinergi dengan tim lokal rumah sakit. Para dokter spesialis, dokter umum, perawat, serta tenaga kesehatan lainnya bekerja secara maksimal untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam percepatan pemulihan layanan kesehatan pascabencana, terutama untuk menjamin akses layanan medis bagi warga yang terdampak banjir.
Andi Sudirman juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses pemulihan tersebut, khususnya Tim Medis Pemprov Sulsel, Relawan Andalan Peduli, serta dukungan dari unsur TNI yang turut membantu di lapangan.
“Semangat tim kesehatan para dokter spesialis, tenaga kesehatan, dan Relawan Andalan Peduli patut diapresiasi,” kata Andi Sudirman. (ant/KS)




