TOKYO – Atase Perhubungan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo, Ikhsandi Wanto Hatta, menegaskan bahwa Pemerintah Kota Makassar merupakan salah satu mitra terpenting bagi Jepang dalam berbagai inisiatif pembangunan kota dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Hal itu ia sampaikan saat menerima kunjungan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, pada Jumat.
Ikhsandi menilai langkah diplomasi yang dilakukan Pemkot Makassar menunjukkan keberlanjutan dan keseriusan dalam memperkuat hubungan bilateral Indonesia–Jepang, terutama melalui kerja sama strategis dengan Pemerintah Kota Yokohama. Menurutnya, capaian Makassar dalam membangun kemitraan konkret dengan Jepang menjadi contoh kolaborasi yang kuat antar kedua negara.
“Kehadiran Wali Kota Makassar untuk kerja sama yang sudah diwujudkan bersama Pemerintah Yokohama, menurut hemat kami, adalah capaian luar biasa yang menjadi mitra sejati,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa Makassar selalu dipandang sebagai partner penting oleh pemerintah Jepang, baik dalam pengembangan infrastruktur kota maupun peningkatan kapasitas SDM. KBRI Tokyo, kata dia, juga terus mendorong agar Pemkot Makassar dan Pemprov Sulawesi Selatan menggali lebih banyak peluang kerja sama yang bisa memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Ikhsandi menyebut sejumlah inisiatif sebelumnya yang melibatkan Pemkot Makassar telah berjalan positif, sehingga penguatan kolaborasi di masa mendatang menjadi semakin relevan. Ia menilai kunjungan delegasi Makassar ke Jepang mempertegas kesinambungan hubungan antar kedua kota dan memperluas peluang kerja sama baru.
Sementara itu, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyampaikan bahwa kunjungannya ke Jepang merupakan bagian dari undangan mengikuti Konferensi ASEAN Smart City di Yokohama. Di luar agenda utama tersebut, Pemkot Makassar memanfaatkan kesempatan untuk memperkuat komunikasi dengan sejumlah perusahaan dan institusi strategis di Jepang.
“Terima kasih atas penerimaannya yang sangat baik bagi kami,” ujar Munafri. Ia menegaskan bahwa Makassar ingin memastikan berbagai pembahasan dengan sejumlah perusahaan Jepang dapat segera ditindaklanjuti menjadi kerja sama konkret, baik di sektor teknologi kota cerdas, pelatihan tenaga kerja, maupun pengembangan infrastruktur.
Melalui rangkaian agenda di Jepang, Pemkot Makassar berharap dapat memperluas jaringan kemitraan internasional dan membawa manfaat nyata bagi perkembangan kota, terutama di bidang inovasi, layanan publik, dan peningkatan daya saing SDM. (ant/KS)




