Tujuh Pesantren di Sulsel Raih Predikat Pesantren Ramah Anak

MAKASSAR — Sebanyak tujuh pesantren di Sulawesi Selatan dinyatakan sebagai Pesantren Ramah Anak setelah melalui proses penilaian bersama oleh UNICEF, Kanwil Kemenag Sulsel, dan Pemerintah Provinsi Sulsel.

Kepala Bidang Pondok Pesantren Kanwil Kemenag Sulsel, Muhammad Yunus, mengatakan penilaian dilakukan secara profesional oleh tim juri lintas sektor sehingga hasilnya dapat dipertanggungjawabkan. Ia menyebut program ini merupakan bagian dari komitmen Menteri Agama KH Nasaruddin Umar dalam memperkuat tata kelola pesantren yang aman bagi anak.

Menurut Yunus, konsep pesantren ramah anak menekankan terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, sehat, peduli, dan bebas dari kekerasan maupun diskriminasi. Pesantren harus mampu mendukung tumbuh kembang santri secara rohani, jasmani, dan sosial, sekaligus memastikan perlindungan terhadap hak-hak dasar mereka.

Program ini didorong melalui kolaborasi pemerintah dan UNICEF dalam melakukan standardisasi serta pendampingan terhadap pesantren di berbagai daerah.

Ketua Panitia LP2M UIN Alauddin Makassar, Rosmini, menyampaikan bahwa penghargaan Pesantren Ramah Anak tahun ini menjadi momentum evaluasi menyeluruh bagi pengelolaan pesantren di Sulsel. Ia menegaskan bahwa seluruh penerima penghargaan telah memenuhi ketentuan dan indikator yang ditetapkan panitia.

Dari 73 pesantren yang mengikuti seleksi, proses penyaringan dilakukan ketat hingga menyisakan 15 kandidat, kemudian mengerucut menjadi 11, dan akhirnya menetapkan tujuh pesantren terbaik yang dinilai paling memenuhi standar Pesantren Ramah Anak.

Tujuh pesantren tersebut yakni:
– Pesantren Sultan Hasanuddin Gowa, kategori kebijakan dan regulasi terbaik.
– Pesantren Al Ikhlas Addary DDI Barru, kategori lingkungan asri.
– Pesantren Al Ikhlas Ujung Bone, kategori pengasuhan terbaik.
– Pesantren Babul Khaer Bulukumba, kategori partisipasi santri terbaik.
– Pesantren IMMIM Putra Makassar, kategori inovasi terbaik.
– Pesantren As’adiyah Sengkang, Wajo, kategori kemitraan terbaik.
– Pesantren Ummul Mukminin Aisyiyah Makassar, sebagai penerima predikat terbaik pertama dengan keunggulan pada hampir semua aspek penilaian.

READ  Pj Gubernur Sulsel Beri Dukungan untuk Kemakmuran Masjid

Penghargaan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi pesantren lainnya untuk memperbaiki tata kelola, memperkuat perlindungan anak, dan menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih aman dan inklusif. (ant/KS)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img

BERITA POPULER