MAKASSAR — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin meminta masyarakat kembali mengaktifkan sistem keamanan lingkungan (siskamling) sebagai langkah memperkuat kewaspadaan pascabentrokan antarkelompok warga yang menyebabkan puluhan rumah hangus terbakar di Kecamatan Tallo.
“Saya mengajak kita semua untuk mengaktifkan kembali siskamling, meningkatkan kewaspadaan, mengedepankan dialog dan musyawarah, serta memperkuat persatuan demi masa depan kota yang lebih baik,” ujar Munafri saat rapat konsolidasi pemulihan di Kecamatan Tallo, Kamis.
Munafri menegaskan bahwa tidak ada persoalan yang tidak dapat diselesaikan selama masyarakat bersatu dan mengutamakan perdamaian. Ia mengajak warga menunjukkan kedewasaan dalam menyikapi konflik agar kejadian serupa tidak terulang.
Pertemuan tersebut menjadi bentuk kepedulian Pemkot Makassar dalam merespons musibah kebakaran yang melanda dua kelurahan di Kecamatan Tallo akibat bentrokan pemuda. Pemerintah memastikan pemulihan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pendataan hingga pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak.
Musibah itu menghanguskan 18 rumah dan membuat 21 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal. Dampak terbesar terjadi di Kelurahan Suangga dengan 14 rumah terbakar dan 17 kepala keluarga terdampak, sementara di Kelurahan Lembo terdapat empat rumah terbakar dan empat kepala keluarga menjadi korban.
Munafri memastikan pemerintah tidak hanya hadir untuk memberikan bantuan darurat, tetapi juga berkomitmen membantu warga membangun kembali hunian mereka.
“Pemerintah Kota Makassar pasti turun tangan memulihkan kehidupan warga, termasuk membangun kembali rumah-rumah yang terbakar di Kecamatan Tallo,” katanya.
Ia menegaskan bahwa langkah pemerintah tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan harian. Pemkot Makassar bersama instansi terkait akan memastikan proses rehabilitasi berjalan cepat dan merata, sehingga warga yang terdampak dapat kembali hidup aman, nyaman, dan bermartabat.
“Kita tidak hanya membantu kebutuhan harian, tetapi memastikan rumah mereka bisa berdiri kembali. Kita ingin kehidupan mereka kembali aman dan damai,” ujarnya. (ant/KS)




