Sertifikasi Ekspor Karantina Sulsel Tembus Rp8,9 Triliun

MAKASSAR – Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Besar Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Sulawesi Selatan (Karantina Sulawesi Selatan) mencatat penerbitan 11.973 sertifikat ekspor dengan nilai ekonomi mencapai Rp8,9 triliun sepanjang periode berjalan.

Untuk pergerakan domestik keluar, Karantina Sulsel telah menerbitkan 47.021 sertifikat dengan nilai ekonomi mencapai Rp13,5 triliun.

“Kami juga telah menerbitkan sertifikat ekspor dengan tujuan baru, salah satunya ke Afrika dengan komoditas rempah-rempah,” ujar Kepala Balai Karantina Sulsel, Sitti Chadidjah, di Makassar, Kamis.

Belasan ribu sertifikat ekspor tersebut mencakup pengiriman ke 63 negara, dengan 10 negara dominan seperti China, Korea Selatan, Vietnam, Jepang, Amerika Serikat, Malaysia, Spanyol, Rusia, Prancis, dan Jerman.

Berdasarkan data Karantina Sulsel, komoditas ikan mendominasi dengan 9.163 sertifikat ekspor senilai lebih dari Rp4,4 triliun. Sementara komoditas tumbuhan menerbitkan 2.795 sertifikat, namun nilai ekonominya hampir setara, yakni di atas Rp4,4 triliun.

Chadidjah menegaskan bahwa keberlanjutan pertumbuhan ekspor tidak hanya ditopang oleh nilai transaksi, tetapi juga kepercayaan pasar terhadap standar karantina Indonesia.

“Ketika negara tujuan percaya pada standar karantina Indonesia, itu berarti kepercayaan terhadap seluruh sistem perdagangan kita meningkat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa penguatan ekspor berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat daerah, karena melibatkan banyak sektor seperti nelayan, petani, petambak, hingga jasa logistik.

“Ini memegang peranan penting. Ada logistiknya, ada nilai tukar nelayan, nilai tukar petani, nilai tukar petambak, dan ada juga nilai komoditasnya,” jelasnya.

Menurut Chadidjah, seluruh produk ekspor yang diberangkatkan telah melalui pengawasan ketat Karantina Sulsel, termasuk pengujian keamanan mutu pangan, keamanan mutu pakan, serta jaminan bebas penyakit untuk memastikan standar ekspor terpenuhi. (ant/KS).

READ  Kemendagri Apresiasi RLC Sulsel, Dinilai Perkuat Sinergi Pusat–Daerah dalam Asta Cita
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img

BERITA POPULER