MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar bersama Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperluas jangkauan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) dengan menambah dapur baru di wilayah Maccini Sombala, Jumat (17/10/2025). Langkah ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas gizi anak-anak di Kota Makassar.
Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menegaskan bahwa program MBG menjadi fondasi penting dalam membangun generasi yang sehat dan produktif di masa depan. “Kebutuhan gizi seimbang bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi juga fondasi utama pembangunan manusia. Pemerintah Kota Makassar menyambut baik dan siap berkolaborasi agar program ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat,” ujarnya.
Berdasarkan data terakhir, terdapat sekitar 55 dapur MBG yang telah disiapkan di seluruh Kota Makassar untuk mendukung peningkatan gizi anak-anak, meski belum seluruhnya beroperasi.
Aliyah mengapresiasi kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah daerah dalam mewujudkan program ini. Ia menilai langkah tersebut sejalan dengan visi Pemkot Makassar untuk membangun kota yang inklusif, peduli, dan berdaya. “Saya berharap dapur MBG ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam meningkatkan ketahanan pangan keluarga,” katanya.
Acara peluncuran dapur MBG dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi, Wakil Ketua DPRD Sulsel Rahman Pina, Ketua TP PKK Sulsel Naoemi Octarina, Camat Tamalate Emil Yudiyanto Tadjuddin, serta unsur Forkopimda.
Dalam kesempatan itu, Aliyah bersama Forkopimda meninjau langsung proses penyajian makanan dan berdialog dengan penerima manfaat. Ia juga mengingatkan seluruh tim pelaksana agar menjaga kualitas, kebersihan, dan keberlanjutan program. “Saya berharap kegiatan ini benar-benar membawa manfaat nyata bagi masyarakat. Kita ingin setiap anak di Makassar tumbuh sehat dan kuat,” tuturnya.
Melalui kolaborasi antara Pemkot Makassar, Pemprov Sulsel, dan BGN, program MBG diharapkan menjadi fondasi bagi terbentuknya generasi sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi di masa depan. (ant/KS)




