MAKASSAR, KORANSULSEL – Mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Muhammad Almahdi Ridwan, mencatat prestasi membanggakan setelah terpilih sebagai salah satu dari 40 penerima Beasiswa Nasional PGN Muda Maju 2025. Ia menjadi satu-satunya perwakilan UIN Alauddin yang berhasil menembus program prestisius yang digagas oleh PT Perusahaan Gas Negara (PGN) bekerja sama dengan Young On Top (YOT).
“Beasiswa ini bukan sekadar bantuan dana, tapi ajang mengasah mindset kepemimpinan, soft skills, dan kesiapan menghadapi dunia profesional,” ujar Almahdi dalam keterangannya di Makassar, Jumat (1/8/2025).
Ia menjelaskan bahwa program ini tidak hanya memberikan dukungan finansial, tetapi juga menjadi platform pengembangan diri yang komprehensif. Dalam proses seleksi yang berlangsung selama tujuh minggu, para peserta menjalani berbagai pelatihan intensif, mulai dari pelatihan kepemimpinan, pengembangan jaringan profesional, hingga perencanaan karier jangka panjang.
“Banyak ilmu praktis yang kami dapatkan langsung dari para profesional dan mentor industri,” tutur Almahdi, menegaskan nilai tambah dari program ini bagi para peserta.
Tahun ini, lebih dari 500 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia mengikuti seleksi program beasiswa PGN Muda Maju. Dari jumlah tersebut, hanya 40 mahasiswa yang berhasil lolos sebagai penerima beasiswa, dan 20 di antaranya, termasuk Almahdi, diundang secara khusus ke Jakarta untuk menghadiri puncak acara Young On Top National Conference (YOTNC) ke-1 yang diselenggarakan di Balai Kartini, Jakarta.
Ketua Program Studi Akuntansi FEBI UIN Alauddin Makassar, Dr. Lince Bulutoding, M.Si., Ak., CA., PCIF., menyatakan bahwa keberhasilan Almahdi merupakan bukti bahwa mahasiswa UIN Alauddin mampu bersaing secara nasional dan memiliki kualitas yang setara dengan perguruan tinggi ternama lainnya.
“Prestasi ini membuktikan bahwa mahasiswa kami tidak kalah dengan mahasiswa dari kampus besar seperti UI, UGM, Undip, hingga Unair,” tegas Lince.
Beasiswa PGN Muda Maju 2025 diserahkan secara simbolis oleh Direktur Manajemen Risiko PGN, Arief Kurnia Risdianto, kepada 20 mahasiswa terbaik dalam acara puncak YOTNC. Para penerima beasiswa berasal dari berbagai perguruan tinggi terkemuka, antara lain Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Airlangga (Unair), Universitas Pattimura, Politeknik Negeri Malang (Polinema), dan UIN Alauddin Makassar. (ant/KS)
Editor: Agus S




