MAKASSAR, KORANSULSEL – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memperkenalkan kekayaan budaya lokal Sulawesi Selatan ke panggung global dengan menyerahkan cinderamata khas berupa miniatur kapal pinisi kepada Wali Kota Vienna, Austria, Michael Ludwig. Penyerahan ini dilakukan dalam rangkaian World Cities Summit Mayors Forum (WCSMF) 2025 yang digelar di Vienna.
Dalam keterangannya yang diterima di Makassar, Jumat (5/7/2025), Munafri menyebut keikutsertaan Kota Makassar di forum para kepala kota dunia ini merupakan langkah strategis untuk membangun jejaring internasional sekaligus mengangkat identitas budaya Makassar di mata global.
“Kita ingin menunjukkan kepada dunia bahwa Makassar adalah kota yang terbuka untuk kolaborasi, kaya akan budaya, dan memiliki semangat inovasi. Cinderamata pinisi ini menjadi simbol dari warisan maritim yang membentuk karakter masyarakat kami,” ujar Munafri.
Tak sekadar mengikuti forum, Munafri bersama jajaran delegasi aktif terlibat dalam diskusi, pertemuan bilateral, serta menjalin komunikasi dengan para pemimpin kota dari berbagai negara. Ia menyampaikan bahwa fokus komunikasi difokuskan pada kerja sama pengembangan kota cerdas (smart city), ekonomi kreatif, serta pelestarian lingkungan.
Sementara itu, Wali Kota Vienna Michael Ludwig memberikan apresiasi atas kehadiran delegasi Makassar dan simbol budaya yang disampaikan secara personal. Menurutnya, miniatur kapal pinisi dari perak tersebut bukan sekadar suvenir, tetapi simbol mendalam dari kekuatan warisan budaya Indonesia.
“Miniatur ini sungguh indah. Ini bukan hanya hadiah, tetapi lambang dari semangat maritim yang luar biasa. Terima kasih atas kunjungan dan kenangan ini. Sampaikan salam saya kepada masyarakat Makassar,” ucap Ludwig.
Ia juga menyampaikan harapan agar suatu hari dapat mengunjungi Makassar secara langsung untuk melihat potensi ekonomi, budaya, dan menjajaki peluang kolaborasi antarkota yang lebih konkret di masa mendatang.
Forum WCSMF sendiri merupakan ajang bergengsi yang mempertemukan para wali kota dan pemimpin kota dunia dalam rangka membahas tantangan dan solusi kota masa depan. Keikutsertaan Makassar menegaskan peran aktif kota ini dalam diplomasi antarwilayah dan kolaborasi global. (ant/KS)




