MAKASSAR, KORANSULSEL – Dewan Pimpinan Daerah Kongres Advokat Indonesia (DPD KAI) Sulawesi Selatan resmi melantik presidium dan pengurus baru untuk periode 2024-2029. Acara pelantikan berlangsung khidmat di Hotel Angin Mamiri, Makassar, pada Rabu (26/2), dihadiri oleh para advokat serta tamu undangan dari berbagai daerah.
Ketua Presidium Dewan Pimpinan Pusat (DPP) KAI, H. Heru Notonegoro, secara simbolis menyerahkan bendera KAI kepada Syamsuddin Hamid selaku Ketua Presidium DPD KAI Sulsel. Penyerahan ini menandai amanah kepemimpinan baru dalam menjalankan roda organisasi di wilayah Sulawesi Selatan.
“Kibarkanlah bendera KAI setinggi-tingginya di seluruh wilayah Sulawesi Selatan,” ujar Heru dalam sambutannya.
Dalam arahannya, Heru menekankan pentingnya kepengurusan yang aktif dan progresif. Ia mengingatkan agar pengurus tidak hanya berdiam diri, tetapi turut membangun gerakan yang bermanfaat bagi organisasi dan profesi advokat.
“Sulsel adalah salah satu jantungnya KAI di Indonesia. Mulai hari ini, tunjukkan bahwa teman-teman pengurus memiliki aktivitas dan berkontribusi nyata dalam pengembangan organisasi,” tegasnya.
Heru juga mendorong pengurus untuk mengadakan pelatihan dan pendidikan lanjutan guna meningkatkan kompetensi sumber daya manusia dalam organisasi.
“Silakan lakukan pelatihan atau pendidikan lanjutan yang berorientasi pada peningkatan kualitas SDM. Ini penting agar anggota maupun pengurus memiliki nilai tambah dalam profesinya,” tambahnya.
Menanggapi pesan tersebut, Ketua Presidium DPD KAI Sulsel, Syamsuddin Hamid, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus yang hadir dan berkomitmen menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya.
“Terima kasih atas kehadiran dan dukungan teman-teman pengurus. Semoga pesan yang disampaikan Pak Heru dapat kita jalankan demi kemajuan KAI di Sulawesi Selatan,” ujarnya.
Sementara itu, Presidium DPD KAI Sulsel, Mahyuddin Jamal, menilai pelantikan ini berjalan lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari para peserta dan tamu undangan. Ia juga menyoroti perubahan sistem kepemimpinan dari presidensial menjadi presidium kolektif kolegial sebagai langkah strategis untuk menjaga soliditas organisasi.
“Dengan kepemimpinan kolektif ini, kami berharap roda organisasi bisa bergerak lebih dinamis dan solid. Hal ini diharapkan mampu membawa Kongres Advokat Indonesia semakin berkembang di Sulawesi Selatan,” kata Mahyuddin.
Presidium DPD KAI Sulsel kini dipimpin oleh lima orang, yakni Syamsuddin Hamid, Harmoko, Hasan, Amir Amin, dan Mahyuddin Jamal. Dengan susunan kepengurusan yang terdiri dari advokat berpengalaman, diharapkan DPD KAI Sulsel mampu memperkuat eksistensinya dan semakin melebarkan sayapnya di wilayah ini.
“Komposisi presidium dan pengurus kali ini diisi oleh para advokat yang memiliki kapasitas tinggi. Kami optimis dapat membawa KAI semakin maju di Sulawesi Selatan,” pungkas Mahyuddin.
Kepala Biro Komunikasi DPD KAI Sulsel, Mumtazah menyatakan bahwa pelantikan ini menandai awal babak baru bagi DPD KAI Sulsel dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, dengan komitmen kuat untuk terus mengembangkan profesi advokat dan memperkuat eksistensi organisasi di tingkat regional maupun nasional. (KS)